Perkuat Sinergi Pengawasan Obat dan Makanan, Loka POM di Kabupaten Tegal Koordinasi dengan Bupati Brebes

02-09-2026 Umum Dilihat 26 kali

Dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pengawasan Obat dan Makanan, Loka POM di Kabupaten Tegal melaksanakan koordinasi dengan Bupati Brebes pada Selasa, 01 September 2026. Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya membangun komitmen bersama dalam melindungi masyarakat dari risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan, termasuk bahaya penyalahgunaan obat.

Dalam pertemuan tersebut, Loka POM di Kabupaten Tegal menyampaikan sejumlah agenda strategis terkait penguatan pengawasan Obat dan Makanan serta pemberdayaan masyarakat. Salah satu hal yang mendapat perhatian adalah pentingnya edukasi kepada generasi muda mengenai bahaya penyalahgunaan obat.

Bupati Brebes menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) di lingkungan sekolah-sekolah, khususnya terkait bahaya penyalahgunaan obat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan kesadaran pelajar sehingga mampu mengenali serta menghindari penyalahgunaan obat sejak dini.

Selain itu, dibahas pula rencana pelaksanaan advokasi Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM). Dalam koordinasi tersebut turut dibahas mengenai revisi Surat Keputusan (SK) TKPPOM Kabupaten Brebes. Pembahasan lebih lanjut mengenai revisi SK akan dilakukan pada saat pelaksanaan advokasi. Selanjutnya, penetapan SK TKPPOM terbaru direncanakan pada tahun 2027 sebagai bagian dari penguatan kelembagaan dan koordinasi pengawasan Obat dan Makanan di wilayah Kabupaten Brebes.

Bupati Brebes juga menyampaikan komitmen untuk mendukung Loka POM di Kabupaten Tegal dalam pelaksanaan pengawasan Obat dan Makanan, termasuk upaya pemberantasan penyalahgunaan obat serta pendampingan kepada pelaku usaha. Dukungan lintas sektor tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pengawasan yang lebih kuat sekaligus mendorong pelaku usaha untuk memenuhi ketentuan keamanan, mutu, dan manfaat produk yang diedarkan kepada masyarakat.

Kepala Loka POM di Kabupaten Tegal menyampaikan bahwa sinergi dengan pemerintah daerah merupakan salah satu kunci dalam mewujudkan pengawasan Obat dan Makanan yang efektif. Kolaborasi tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga mencakup upaya preventif melalui edukasi masyarakat dan pendampingan pelaku usaha.

Melalui koordinasi ini, Loka POM di Kabupaten Tegal berharap terjalin kerja sama yang semakin erat dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat perlindungan masyarakat serta mewujudkan Obat dan Makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat. (yusi)

Sarana